Wednesday, December 11, 2019

Cara penyelesaian pagu minus pada e-rekon 2019

Berikut ini salah satu cara perbaikan pagu minus pada aplikasi e-rekon 2019, seperti pernah kami sampaikan pada beberapa kesempatan, bahwa dalam menu pagu minus ini tidaklah seperti kebanyakan dugaan kita, dimana memang secara umum aplikasi rekon ini adalah membandingkan data di sisi SiAP (KPPN) dengan data pada SAIBA (Satker). Namun untuk informasi pagu minus ini sebenarnya data berasal dari SAIBA itu sendiri. Jadi bisa kami perkirakan bahwa data pagu minus ini bukanlah data realisasi versi KPPN dibandingkan dengan data pagu pada database KPPN, melainkan data ini sudah ada dari sisi satker. Berikut ini contoh pagu minus yang kami deteksi pada 11 Desember 2019.
Bila dilihat pada gambar di atas, ada 4 satker kami yang mengalami pagu minus, yakni satker 650082, 650084, 055926, dan 650085.

Setelah itu kita lakukan revisi POK dan memprosesnya pada SAS maupun SAIBA, setelah rekon ulang seperti terlihat pada gambar di bawah (tertanggal 12 Desember 2019) Pagu minus dapat diminimalisir. Satker 650082 sudah tidak ada data minus pada akun 511111 (dalam revisi POK kami relokasi dari kelebihan uang makan dan tunkin) sementara satker 650084 tidak dapat dilakukan relokasi sehingga posisi tetap, untuk satker 055926 dan 650085 dapat kita minimalisir pagu minus pada satu akun saja seperti gambar dibawah dengan revisi POK tersebut.
Nah sebagai pembanding, berikut data omspan satker 055926 dimana memang bila dalam erekon dalam hal pagu minus ini mengambil data dari sisi KPPN harusnya akan tetep minus meskpiun saiba telah diperbaiki. Nah untuk hal ini diperlukan langkah penyamaan data ke kanwil djpb.

2 comments:

  1. Mas mau tanya, kami melakukan revisi DIPA setelah update di SAS mengapa banyak pagu minus ya, sampai2 kegiatan yg belum dilakukan juga mengalami pagu minus, apa penyebabnya dan bagaimana solusinya mas? terima kasih sebelumnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa jadi revisi dipanya tidak sesuai realisasi, atau bisa juga data SAS (kalau revisi Dipa sudah sesuai data omspan misal) ada SPM yang batal diajukan ke KPPN namun blm dihapus spmnya sehingga mengurangi anggaran

      Delete